Legasi inovasi
Berinspirasikan estetika jam tangan Oyster Perpetual yang pertama, Rolex memanfaatkan inovasi teknologi selama lebih satu abad serta kebebasan idea untuk menghidupkan kembali visi pengasasnya untuk masa depan. Dengan mengikuti jejak langkah Hans Wilsdorf, kelainan jenama ini terletak pada kehandalan pembuatan jam tangan.
1908 bukanlah sebuah jam tangan nostalgia. Walaupun kenipisan penutup emas 18 karat atau platinum 950 mengguna pakai standard tahun-tahun awal Rolex, namun prestasi gerakan 7140 memenuhi piawaian pensijilan Kronometer Superlatif yang ketat.