Priyanka Chopra Jonas
Dari dunia layar lebar hingga budaya dan advokasi: sebuah kekuatan global
Priyanka telah membangun karier cemerlang yang mencakup dunia film, televisi, dan produksi; menjembatani dunia, membentuk budaya, serta memperluas pengaruhnya ke dalam aksi advokasi yang bermakna.
Menjembatani dua dunia
Priyanka adalah seorang aktor dan produser pemenang penghargaan yang karya-karyanya menjembatani industri film India dan Hollywood.
Setelah dinobatkan sebagai Miss World pada tahun 2000, ia melanjutkan kesuksesannya dengan meraih dua Penghargaan Film Nasional, termasuk berkat penampilannya yang memukau dalam film ’Fashion’ (2008), sebelum akhirnya mencetak sejarah sebagai wanita Asia Selatan pertama yang menjadi pemeran utama dalam serial drama jaringan televisi utama Amerika Serikat (2015). Momen ini menandai sebuah titik balik, tidak hanya bagi dirinya pribadi, melainkan juga bagi cara talenta global dapat memimpin industri televisi arus utama di Amerika Serikat.
Di samping karyanya di depan layar, ia juga telah membangun reputasi yang kuat sebagai seorang produser, menggunakan platform yang dimilikinya untuk mengangkat cerita-cerita baru yang beragam ke panggung utama.
Karier yang melintasi benua
Priyanka telah membangun rekam jejak karya yang kaya, menyeimbangkan antara kesuksesan komersial dan penampilan yang menuai pujian kritis, serta mengukuhkan dirinya sebagai talenta serba bisa melalui peran-peran yang mencerminkan fleksibilitas sekaligus komitmen mendalam terhadap seni perannya.
Karya terbarunya meliputi film nominasi Oscar produksi Netflix, The White Tiger (2021), yang juga ia produseri, serta film-film rilisan berskala besar seperti ’Heads of State’ (2025) dan The Bluff (2026). Ia bertindak sebagai pemeran utama sekaligus memproduseri The Bluff, yang menempati peringkat nomor satu secara global saat debutnya di Prime Video. Heads of State menjadi salah satu film yang paling banyak ditonton di platform tersebut, dengan berhasil menjangkau lebih dari 75 juta penonton di seluruh dunia.
Melalui perusahaan produksinya, Purple Pebble Pictures, Priyanka fokus untuk mendukung cerita-cerita yang mampu memperluas cakupan narasi arus utama namun tetap mempertahankan daya tarik komersialnya secara luas. Proyek-proyek terbarunya meliputi film dokumenter Born Hungry, yang tayang perdana di bioskop dan Prime Video pada bulan April 2025, serta keterlibatannya sebagai produser eksekutif untuk film pendek nominasi Oscar, Anuja, dan film dokumenter berprestasi yang juga masuk nominasi Oscar, To Kill a Tiger.
Ia telah dinobatkan sebagai salah satu orang paling berpengaruh di dunia oleh majalah ’Time’, sebuah pencapaian yang mencerminkan dampak budaya sekaligus jangkauan global yang dimilikinya
Advokasi dan dampak nyata
Sejalan dengan kiprahnya di dunia hiburan, Priyanka secara konsisten menjaga komitmen jangka panjangnya dalam berbagai aksi kemanusiaan.
Ia telah bekerja sama dengan UNICEF selama lebih dari 15 tahun; awalnya bertindak sebagai Duta Nasional di India (2010) dan kemudian diangkat sebagai Duta Persahabatan Global (Goodwill Ambassador) pada tahun 2016. Advokasinya berfokus pada bidang pendidikan, hak-hak anak, dan kesetaraan gender, dengan penekanan khusus pada perluasan akses pendidikan bagi anak-anak perempuan di komunitas yang kurang terlayani.
Kontribusinya telah dianugerahi penghargaan Padma Shri, salah satu tanda kehormatan sipil tertinggi di India, sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian artistiknya sekaligus dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat.
Priyanka menjadi Duta Rolex pada tahun 2026.