Keahlian pembuatan arloji
Oyster Story
Tentang Rolex
Bahasa yang tersedia
di Amerika Serikat
Pilih
wilayah lain
Saat ini Anda berada di Amerika Serikat.
Anda dapat melihat situs ini di negara lain dengan membuat pilihan di bawah ini.
Day-Date
Menemani perjalanan waktuLebih dari sekadar jam tangan, Oyster Perpetual Day-Date melambangkan sebuah perjalanan: pemenuhan ambisi dan perayaan sebuah pencapaian. Sejak diciptakan pada tahun 1956, jam tangan ini telah menjadi tolok ukur untuk jam tangan bergengsi. Sebagai ikon abadi, jam tangan ini telah mengukir sejarah di pergelangan tangan tokoh-tokoh terkemuka – pemimpin, virtuoso, dan maestro – sehingga memberikan warisan yang memukau.
Day-Date adalah jam tangan kalender yang menampilkan tanggal dan hari dalam seminggu secara lengkap. Sejak peluncurannya, jam tangan ini telah dikaitkan dengan tokoh-tokoh yang kuat dan berpengaruh, seperti yang diungkapkan dalam tagline-nya: “Pria yang memandu takdir dunia mengenakan jam tangan Rolex.” Day‑Date dengan cepat menjadi simbol prestise universal dan kepemimpinan.
Day-Date secara resmi memasuki buku sejarah di pergelangan tangan Presiden Lyndon B. Johnson saat ia masuk ke Gedung Putih pada tahun 1963. Sejak saat itu, jam tangan ini mulai mendapatkan reputasinya sebagai “jam tangan presiden”, menjadi aksesori pilihan bagi para pemimpin dan individu berpengaruh lainnya.
Sang Tiga Besar: Jack Nicklaus, Arnold Palmer dan Gary Player. Orang-orang ini meninggalkan jejak yang tak terhapuskan pada olahraga golf, sebuah disiplin yang sebagian besar mereka kuasai selama dua dekade. Ketiganya mengenakan jam tangan yang melambangkan status mereka sebagai legenda olahraga: Day-Date.
Bahasa baru tersedia untuk tampilan hari: Mandarin. Jumlah bahasa yang tersedia untuk dial Day-Date meningkat menjadi 26, termasuk Latin, Rusia, Arab, Inggris, Prancis, Italia, dan Jerman, antara lain. Dalam dunia yang semakin terhubung, Day-Date terus menjangkau wilayah baru.
Pada tahun 1970-an, Rolex mulai memperkenalkan serangkaian pelat jam berbahan batu alam pilihan, termasuk lapis lazuli, malachite, tiger’s eye, onyx, coral, dan turquoise. Setiap pelat jam menghadirkan variasi halus yang melekat pada batu, membuat setiap bagian benar-benar unik dan mustahil ditiru.
Kaliber 3155 menggantikan kaliber 3055. Pemuntir otomatis ini menyertakan fungsi pengaturan cepat ganda untuk tanggal dan hari dalam seminggu.
Aktor Inggris Michael Caine telah mengenakan Day-Date di beberapa film selama tahun 1970-an. Namun, pada tahun 1980-an, karier jam tangan ini benar-benar melejit, muncul di pergelangan tangan Tom Cruise dalam film Rain Man pada tahun 1988. Jam ini kemudian dikenakan oleh Dennis Quaid, Alec Baldwin, Brad Pitt, dan lain-lain, serta oleh Denzel Washington dalam film He Got Game karya Spike Lee pada tahun 1998. Dengan mengamankan tempatnya dalam sejarah Hollywood, Day-Date telah menegaskan statusnya sebagai ikon abadi.
Dengan peluncuran Day-Date II, Rolex memperkenalkan cangkang 41 mm. Yang menyertai evolusi ini adalah mesin jam baru: kaliber 3156. Kaliber ini menampilkan kemajuan teknis terkini dari manufaktur Rolex, termasuk hairspring Parachrom dan peredam kejut Paraflex.
Salah satu pembalap ski alpin terhebat, Lindsey Vonn, mengalami cedera parah pada Piala Dunia 2013. Selama masa pemulihannya, ia diberikan sebuah Day Date emas kuning 18 karat dengan bezel bertatahkan berlian, yang, baginya, melambangkan kegigihannya. Pada musim berikutnya, ia kembali ke level tertinggi.
Saya memakainya sebagai pengingat untuk tidak pernah menyerah. Jam tangan ini menunjukkan kepada saya bahwa saya bisa meraih apa pun yang saya niatkan. Meskipun saya telah mencapai banyak hal sebelumnya, saya tahu masih ada banyak lagi yang bisa saya raih ke depannya.
Rolex meluncurkan Day-Date baru dengan diameter 40 mm. Model ini memperkenalkan mesin jam baru: kaliber 3255, yang kemudian juga digunakan pada Day-Date 36. Dilengkapi dengan escapement Chronergy, hairspring Parachrom biru, dan peredam kejut Paraflex berperforma tinggi, mesin jam ini menggabungkan banyak inovasi terbaru dari Rolex. Ia memberikan kinerja yang luar biasa, terutama dalam hal presisi, cadangan daya, kenyamanan pengguna, dan keandalan. Seperti semua jam tangan Rolex, Day-Date 40 selanjutnya disertifikasi sebagai Superlative Chronometer, dengan standar sertifikasi yang diperkuat pada tahun yang sama.
Pelajari lebih lanjut mengenai sertifikasi Superlative ChronometerMartin Scorsese, salah satu sutradara sinema modern terhebat dan tokoh terkemuka New Hollywood, mengenakan Day‑Date. Pada tahun 2017, ia resmi menjadi Duta ketika Rolex bermitra dengan institusi paling terhormat di industri film: Academy of Motion Picture Arts and Sciences.
Temukan selengkapnyaVersi baru eksklusif Day-Date 40 dalam warna platinum 950 diluncurkan. Untuk pertama kalinya, bezel beralur yang menjadi ciri khas merek ini – dibuat dari logam campuran yang berkilau halus ini.
Rolex memperkenalkan dua versi eksklusif Day-Date 40 yang dibuat dari Jubilee Gold 18 karat. Memadukan rona kuning yang lembut, abu-abu yang hangat, serta merah muda yang halus, paduan emas yang sepenuhnya baru ini – yang dikembangkan dan diproduksi sendiri – menunjukkan kemampuan inovatif dan penguasaan teknis Rolex di bidang logam mulia.