
Rolex telah menjadi Pencatat Waktu Resmi dari Australia Terbuka sejak tahun 2008.

Trofi pertama di musim ini. Pertarungan sengit. Lapangan golf yang unik.
Turnamen pertama pada kalender Grand Slam®. Turnamen Tenis Australia Terbuka dimainkan pada bulan Januari di atas lapangan keras (hard courts) Melbourne Park, menghadirkan gaya permainan yang spektakuler dan bertempo cepat. Pertama kali diselenggarakan pada tahun 1905, ajang ini tersohor karena menyuguhkan pertandingan-pertandingan yang mendebarkan dalam suasana yang sangat ramah dan hangat.

Rolex telah menjadi Pencatat Waktu Resmi dari Australia Terbuka sejak tahun 2008.

Nuansa meriah khas musim panas di tribun penonton sangat kontras dengan aksi reli sengit yang tersaji di lapangan. Dijuluki sebagai “the Happy Slam” oleh Roger Federer, turnamen ini menghadirkan pengalaman yang santai dan ramah keluarga bagi para penonton. Dengan lapangan luar ruangan yang memungkinkan penonton berada lebih dekat dengan para pemain, berbagai acara sampingan yang digelar sepanjang kompetisi, serta teknologi inovatif yang meningkatkan pengalaman menonton, Australia Terbuka telah menjadi salah satu ajang olahraga terbesar di belahan bumi selatan.

Turnamen Tenis Australia Terbuka adalah turnamen yang sangat dekat di hati saya, sebuah ajang dengan banyak kenangan indah. Para penggemar di Australia selalu menyambut saya dengan hangat dan mendukung saya.

Rod Laver adalah pemenang pertama gelar tunggal putra Australia Terbuka pada tahun 1969 setelah olahraga tersebut beralih ke era profesional. Sebelumnya, ia telah dua kali mengamankan mahkota juara di negara asalnya tersebut, saat turnamen masih dikhususkan bagi pemain amatir dan dikenal sebagai Kejuaraan Australia. Duta Rolex tersebut merupakan sosok ikonik dalam dunia tenis dan telah menginspirasi berbagai generasi pemain di semua tingkatan selama lebih dari tujuh dekade.
Roger Federer menuturkan tentang ikon yang dikagumi secara universal ini: 'Bukan hanya tentang apa yang telah ia capai, tetapi juga tentang bagaimana ia membawa dirinya. Ia rendah hati, dan tidak pernah menganggap dirinya terlalu serius.”