classic_watches_oyster_perpetual_video_cover_0001_1920x1080.mp4

Oyster Perpetual

Oyster yang klasik

Oyster Perpetual

Oyster Perpetual merupakan ekspresi yang paling murni dari konsep Oyster, memberikan tampilan waktu yang jelas dan akurat.
Jam tangan ini merupakan turunan langsung dari Oyster yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1926, jam tangan kedap air yang pertama di dunia dan menjadi dasar dari reputasi yang dibangun Rolex.

Rancangan

Oyster
dalam bentuknya yang
paling murni

Simbol-simbol universal

Estetika model Oyster Perpetual memisahkannya sebagai simbol universal dan gaya klasik. Model-model ini memiliki bentuk dan fungsi abadi, yang secara kuat berakar dalam asal-usul perintisan Rolex. Kesederhanaan dari sesuatu yang asli.

Oyster Perpetual

26 mm, Oystersteel

Versi-versi Rolex Oyster Perpetual menonjol dengan pelat-pelat jam yang mencolok dalam warna-warna yang anggun dan sporty, menciptakan seluruh anggota keluarga dengan berbagai ukuran yang berbeda dan warna pelat jam yang menarik.

Oyster Perpetual

31 mm, Oystersteel

Oyster Perpetual

34 mm, Oystersteel

Oyster Perpetual

39 mm, Oystersteel

Warna Red Grape tersedia dalam setiap ukuran — 26, 31, 34, 36 and 39 mm, memberikan uliran yang umum di seluruh keluarga.

Oyster Perpetual

Fitur

Kekuatan dan
kesederhanaan

Perlindungan optimal
Cangkang Oyster dijamin kedap air sampai kedalaman 100 meter (330 kaki). Cangkang tengahnya dibuat secara eksklusif dari bongkahan padat Oystersteel yang sangat tahan-karat. Bagian belakang cangkang yang beralur disekrupkan hingga kedap udara dengan alat khusus yang bersifat eksklusif bagi pembuat jam Rolex.

Komponen inti lain dalam struktur kedap air adalah kenop pemutar yang dilengkapi dengan sistem kekedapan air ganda Twinlock yang dipatenkan, yang disekrupkan erat ke cangkangnya. Cangkang Oyster menyediakan mesin jam Rolex yang berpresisi tinggi dengan perlindungan optimal dari air, debu, tekanan, dan guncangan.

Oystersteel
Rolex menggunakan Oystersteel untuk cangkang-cangkang jam tangan bajanya. Dikembangkan secara khusus oleh Rolex, Oystersteel merupakan bagian dari keluarga baja 904L – logam campuran super yang umumnya digunakan dalam industri berteknologi tinggi dan dalam industri kedirgantaraan dan kimia,

di mana ketahanan maksimal terhadap korosi sangatlah penting. Oystersteel sangatlah tahan, menawarkan tampilan akhir yang luar biasa setelah dipoles dan mempertahankan keindahannya meski dalam lingkungan paling keras sekali pun.

Energi alami yang tak terputus
Pada tahun 1931, Rolex menemukan dan mematenkan mekanisme pemuntir otomatis dengan rotor bebas, yang disebut rotor Perpetual, berdasarkan prinsip yang selanjutnya akan diadopsi oleh semua industri pembuatan jam.

Mekanisme pemuntir otomatis terdiri dari beban berosilasi berbentuk setengah bulan, yang berputar bebas pada sumbu pusatnya, dalam satu arah, dan kemudian dalam arah lainnya dengan gerakan alami dari pergelangan tangan. Mekanisme ini memindahkan energi alami yang tak terputus ke jam tangan tersebut.

Alam Semesta

Keaslian
yang
klasik

1926 – Rolex Oyster

Jam tangan kedap air pertama di dunia

1927 – Kelahiran konsep Testimonee

Keberhasilan Oyster dipublikasikan di Daily Mail

Koleksi Oyster dibangun di atas kesuksesan model Oyster asli yang diciptakan dan dipatenkan oleh Rolex pada tahun 1926. Sebagai jam tangan kedap air pertama di dunia, Oyster berperan sebagai perintis dalam pengembangan jam tangan modern.

1927 – Mercedes Gleitze

Rolex Oyster menyeberangi Selat Inggris

Selama bertahun-tahun, Oyster menjadi pemilik yang bangga dari banyak inovasi lainnya – seperti pemuntir otomatis dengan rotor Perpetual – yang menentukan identitas model yang berbeda, menempa reputasi Rolex untuk keunggulan dan sering berlanjut untuk menetapkan standar pembuatan jam.

Oyster lalu menjadi Oyster Perpetual, dan gelar ini juga terlihat sejak saat itu di pelat jam dari semua model dalam koleksi ini – dengan pengecualian untuk pelat jam yang memiliki dekorasi tertentu dan bertatahkan berlian – untuk menunjukkan bahwa jam tangan tersebut kedap air dan memiliki mesin jam pemuntir otomatis.

1935 – Sir Malcolm Campbell

Salah satu pengendara tercepat di dunia

Pada akhir tahun 1930-an, Rolex dan salah satu pengendara tercepat di dunia, Sir Malcolm Campbell, dipersatukan oleh pencarian kecepatan. Pada 4 September 1935, di balik kemudi Bluebird – dan memakai jam tangan Rolex – “raja kecepatan” ini

menetapkan rekor kecepatan darat lebih dari 300 mil per jam (kira-kira 485 km/j) di Bonneville Salt Flats di Utah. Sir Malcolm memecahkan rekor kecepatan dunia sembilan kali antara tahun 1924 dan 1935, termasuk lima kali di Pantai Daytona di Florida.

Mencoba

Oyster Perpetual

di Toko

Tidak ada yang bisa mengalahkan pengalaman langsung merasakan perincian yang cermat, berat yang seimbang, kenyamanan dan sekadar mengetahui rasanya memakai sebuah jam tangan Rolex.

Lihat semua peritel
No Authorized Retailers were found in your Location

Konfigurasikan
Oyster Perpetual Anda

Anda mungkin juga menyukai...

Perpetual

Lebih dari sekadar kata di pelat jam, Perpetual merupakan semangat yang menggerakkan segala sesuatu yang kami lakukan. Rolex.org tidak tersedia dalam bahasa Anda untuk saat ini, Anda akan diarahkan ke versi bahasa Inggris dari situs web ini.