Cosmograph Daytona

cosmograph-daytona
Oyster, 40 mm, Oystersteel dan emas kuning
Konfigurasikan

Fitur-Fitur Jam Tangan

Fungsi-fungsi kronograf

Rolesor

Emas didambakan karena kilau dan keningratannya. Baja memperteguh kekuatan dan keandalan. Bersama-sama, emas dan baja secara selaras memadukan sifat-sifat terbaiknya. Ciri khas Rolex sejati, Rolesor telah ditampilkan pada model-model Rolex sejak awal 1930-an, dan menjadi sebuah nama merek dagang pada tahun 1933. Ia merupakan salah satu pilar terkemuka dari koleksi Oyster.

edito_01
edito_01

Pelat Berwarna Sampanye

Jarum detik-sapu tengah memungkinkan pembacaan 1/8 detik secara akurat, saat dua penghitung pada tampilan pelat melewati waktu dalam jam dan menit. Pengemudi dapat secara akurat memetakan waktu dan taktik jalur mereka tanpa gagal.

Tali jam Oyster

Rancangan, pengembangan, dan produksi tali-tali jam dan pengait-pengait jam Rolex, termasuk pengujian ketat yang dilalui, melibatkan teknologi tinggi dan terdepan. Dan, layaknya semua komponen jam ini, kendali estetika oleh mata manusia menjamin keindahannya yang sempurna. Tali jam Oyster adalah perpaduan yang sempurna dari bentuk dan fungsi. Pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1930-an, tali jam logam yang sangat kuat dan nyaman dengan kaitan tiga kepingan pipih yang lebar tetap menjadi tali jam yang paling universal dalam koleksi Oyster.

edito_01
edito_01

Mesin jam 4130

Cosmograph Daytona dilengkapi dengan kaliber 4130, mesin jam kronograf mekanis pemuntir otomatis yang sepenuhnya dikembangkan dan diproduksi oleh Rolex. Arsitekturnya memasukkan jauh lebih sedikit komponen dibandingkan kronograf standar, sehingga meningkatkan keandalan mesin jam. Seperti halnya semua mesin jam Rolex Perpetual, 4130 adalah sebuah kronometer Swiss bersertifikat, gelar yang disiapkan untuk jam tangan berpresisi-tinggi yang telah berhasil lolos uji Swiss Official Chronometer Testing Institute (COSC). Mesin jam kronograf ini dipasang dengan per rambut Parachrom, yang memiliki ketahanan lebih besar terhadap guncangan dan perbedaan temperatur.

edito_01

Mulai, Kendarai, Hentikan

Fungsi-fungsi kronograf Daytona diaktifkan oleh pendorong yang tersekrup seperti kenop pemutar saat tidak sedang digunakan, yang menjamin kekedapan air sampai 100 meter. Sekali tekan untuk memulai, menghentikan, atau mengatur ulang kronograf menghasilkan klik yang renyah dan jernih yang disempurnakan menggunakan teknologi paling maju. Para pembuat jam Rolex juga menyempurnakan mekanisme untuk menyesuaikan tekanan jari yang ideal pada pendorong, dan merekayasanya untuk memberikan permulaan yang instan dan akurat sesuai waktu tanpa mengorbankan keandalan.

Spesifikasi

Referensi 116503
Cangkang model
Cangkang model
Oyster, 40 mm, Oystersteel dan emas kuning
Arsitektur Oyster
Cangkang tengah monoblok, punggung cangkang dan kenop pemutar disekrup
Diameter
40 mm
Bahan
Rolesor Kuning - kombinasi dari Oystersteel dan emas kuning 18 karat
Bingkai cincin
Tetap, dengan skala tachymetric terukir, dari emas kuning 18 karat
Kenop pemutar
Sekrupkan, sistem kedap air tiga tingkat Triplock
Kristal
Safir tahan-gores
Ketahanan terhadap air
Kedap air hingga 100 meter / 330 kaki
Mesin jam
Mesin jam
Perpetual, kronograf mekanis, pemuntir otomatis
Kaliber
4130, Buatan Rolex
Presisi
-2/+2 detik/hari, setelah ditutup cangkang
Fungsi
Jarum jam, menit dan detik di tengah, jarum detik kecil di pukul 6 tepat. Kronograf (jarum tengah) akurat hingga 1/8 detik, penghitung 30-menit di pukul 3 tepat dan penghitung 12-jam di pukul 9 tepat. Detik-henti untuk pengaturan waktu yang presisi
Osilator
Per rambut Parachrom biru paramagnetik
Pemuntir
Pemuntir otomatis dua arah melalui rotor Perpetual
Cadangan daya
Kira-kira 72 jam
Tali Jam
Tali Jam
Oyster, kaitan tiga kepingan pipih
Bahan tali jam
Rolesor Kuning - kombinasi dari Oystersteel dan emas kuning 18 karat
Pengait
Pengait pengaman Oysterlock lipat dengan kaitan perpanjangan Easylink 5 mm yang nyaman
Pelat
Pelat
Berwarna sampanye
Detail
Pelat dengan penghitung kecil berpola spiral
Sertifikasi
Kronometer Superlatif (COSC + sertifikasi Rolex setelah ditutup cangkang)