Memperbarui browser diperlukan

Selamat datang di rolex.com. Untuk melayani Anda dengan pengalaman sebaik mungkin, rolex.com memerlukan browser yang terkini. Tolong gunakan browser yang lebih baru untuk menjelajahi situs kami.

Ikuti Rolex di WeChat dengan memindai kode QR.
Jam tangan Cosmograph Daytona baru - Baselworld 2018

COSMOGRAPH DAYTONA BARU

BASELWORLD 2018

Versi baru dari Oyster Perpetual Cosmograph Daytona, dalam emas Everose 18 karat, dihiasi dengan batu-batu permata, termasuk 36 batu safir potongan baguette dalam warna pelangi di bingkai cincinnya.

New Rolex Cosmograph Daytona

Diciptakan pada tahun 1963, Oyster Perpetual Cosmograph Daytona telah membentuk rekam jejak yang luar biasa di bidang balap mobil, naik ke peringkat ikon.

Rolex memperkenalkan versi Oyster Perpetual Cosmograph Daytona yang berkilau penuh permata. Di versi emas Everose 18 karat yang baru ini, sebagai pengganti dari skala tachymetric yang simbolis, bingkai cincinnya dihiasi batu-batu safir dalam gradasi warna pelangi. Cangkangnya dihiasi 56 berlian potongan brilian yang ditanamkan ke lug dan pelindung kenop, dan pelat jamnya menampilkan 11 penanda jam dari batu safir dengan potongan baguette (memanjang seperti roti prancis), masing-masingnya memiliki warna yang sesuai dengan pasangan titik di bingkai cincin. Penghitung kronograf terbuat dari Gold Crystal merah muda, bahan dengan efek kilau tertentu, yang diciptakan saat proses kristalisasi campuran emas merah muda melalui proses khusus yang dikembangkan oleh Rolex.

CANGKANG OYSTER, SIMBOL KEDAP AIR

Cangkang Oyster dari Cosmograph Daytona, yang dijamin kedap air hingga kedalaman 100 meter (330 kaki), adalah sebuah contoh kesempurnaan dari kekuatan dan keandalan. Cangkang tengahnya, yang terpadu dengan pelindung kenop, dibuat dari blok emas Everose 18 karat padat. Punggung cangkangnya, dengan pinggiran yang beralur halus disekrupkan hingga kedap udara dengan alat khusus sehingga hanya pembuat jam Rolex yang dapat mengakses mesin jam. Kenop pemutarnya, dilengkapi dengan sistem kedap air tiga tingkat Triplock, yang disekrupkan erat ke cangkang, bersama dengan tombol-tombol tekan kronograf. Kristalnya dibuat dari batu safir tahan gores. Cangkang Oyster yang kedap air memberikan perlindungan yang optimal untuk mesin jam yang berpresisi tinggi dari Cosmograph Daytona.

Cosmograph Daytona dalam emas Everose 18 karat

Bingkai cincin tampil dengan 36 safir potongan baguette dalam gradasi warna pelangi

Cosmograph Daytona dalam emas Everose 18 karat

Bingkai cincin tampil dengan 36 safir potongan baguette dalam gradasi warna pelangi

Cosmograph Daytona dalam emas Everose 18 karat

Cangkang Tengah tampil dengan 56 berlian potongan-brilian, sisi-sisi dipoles

Cosmograph Daytona dalam emas Everose 18 karat

Bingkai cincin tampil dengan 36 safir potongan baguette dalam gradasi warna pelangi
Jam tangan Rolex Cosmograph Daytona baru - Baselworld 2018

Baik itu berlian, safir, rubi, atau zamrud, Rolex menguasai seni penempatan permata.

Rolex memiliki ahli permata dan ahli penempatan permata sendiri untuk menghiasi jam-jam tangannya dengan batu-batu permata. Para ahli permata bertanggung jawab memeriksa dan memilih batu-batu permata yang diterima, hanya mempertahankan batu yang memenuhi kriteria kualitas Rolex yang sangat ketat. Batu-batu pilihan tersebut kemudian diteruskan ke para ahli penempatan permata, yang ditugaskan untuk menempatkan dan memasang batu dengan cara terbaik untuk menampilkan keindahan, warna, dan kilaunya.

Sepanjang sejarahnya, Rolex menawarkan jam-jam tangan berhiaskan permata. Menyemarakkan jam-jam tangannya dengan batu mulia, Rolex memberikan estetika alternatif sekaligus melestarikan identitas masing-masing jam tangan bersama dengan semua fitur teknisnya, semisal keandalan, kekuatan, dan ketahanan terhadap medan magnet, dan guncangan.

Seni Penempatan Permata Rolex

Gemologi

Rolex hanya menggunakan batu alami dengan kualitas terbaik. Saat diterima di lokacipta, semua batu permata – baik berlian maupun batu berwarna – melalui tata cara pemeriksaan yang ketat.

Demi menjamin kualitas batu, para ahli permata punya serangkaian perkakas analisis yang mereka gunakan, selain kepiawaian mereka sendiri.

Perkakas ini, beberapa di antaranya dikembangkan khusus untuk Rolex, dapat memberikan informasi mengenai komposisi kimia batu.

Berlian, misalnya, diuji secara sistematis menggunakan citra sinar-X demi memastikan keasliannya.

Sumber cahaya

Cara batu permata dipotong – keselarasan dan bentuk sisi-sisinya – menentukan bagaimana cahaya menembus batu tersebut dan dipantulkan paviliun, atau bagian bawah berlian.

Oleh karena itu, potongan memengaruhi langsung kilauan batu. Dalam hal berlian, batu yang dipotong bagus menonjolkan intensitas dan jumlah pantulan, bahkan menciptakan corak pelangi. Sisi-sisi batu – hasil ketelatenan kerja pemotong berlian – dianalisis di laboratorium permata.

Kejernihan berhubungan dengan ketiadaan inklusi di dalam batu. Rolex hanya memilih batu permata alami yang paling jernih.

Untuk berlian, hanya batu dengan nilai Internally Flawless yang diterima – yaitu batu di golongan tertinggi dalam skala nilai yang digunakan di gemologi.

Keharmonisan warna dan pantulan yang sempurna

Setelah disetujui oleh para ahli permata, batu-batu mulia kemudian diserahkan kepada para ahli penempatan permata. Dengan presisi dari seorang pembuat jam tangan, mereka menata batu satu per satu di jam tangan.

Kerajinan oleh ahli penempatan permata beraneka segi. Pertama, keputusan diambil bersama perancang di Divisi Penciptaan mengenai warna dan pengaturan batu.

Ini merupakan proses yang halus dalam menemukan keseimbangan antara estetika dan persyaratan teknis. Lalu diikuti dengan konsultasi bersama para insinyur untuk cangkang dan tali jam.

Bersama-sama, mereka mempelajari penempatan batu berikutnya guna menyiapkan, hingga ukuran mikron terdekat, emas atau platinum yang akan ditanami batu. Untuk masing-masing batu, mereka menentukan jumlah logam yang tepat yang dibutuhkan untuk menahannya di tempat.

KALIBER 4130 PERPETUAL

Cosmograph Daytona dilengkapi dengan kaliber 4130, mesin jam kronograf mekanis pemuntir otomatis yang sepenuhnya dikembangkan dan dibuat oleh Rolex. Sebuah demonstrasi sempurna akan teknologi Rolex, mesin jamnya menggabungkan fungsi kronograf dengan jumlah komponen yang lebih sedikit, sehingga meningkatkan keandalan mesin jam.

Kronografnya yang kuat digerakkan oleh sebuah mekanisme dengan roda kolom dan kopling vertikal, memberikan waktu awal yang seketika dan sangat tepat. Osilatornya, inti dari jam tangan yang sesungguhnya, memiliki per rambut Parachrom biru yang dibuat oleh Rolex dari logam campuran paramagnetik yang eksklusif. Tidak peka terhadap medan magnet, per rambut Parachrom menawarkan kestabilan yang tinggi terhadap perubahan suhu dan masih memiliki presisi hingga 10 kali lipat lebih baik dibandingkan dengan per rambut tradisional apabila terkena guncangan. Overkoil Rolex memastikan keteraturan di posisi apa pun. Kaliber 4130 dilengkapi dengan modul pemuntir otomatis melalui rotor Perpetual dan menawarkan cadangan daya hingga kira-kira 72 jam.

Kaliber 4130
Kaliber 4130
Mesin jam mekanis pemuntir otomatis yang sepenuhnya dikembangkan dan dibuat oleh Rolex

Osilator dengan per rambut Parachrom

Kopling vertikal

Roda kolom

TALI JAM OYSTER

Versi Cosmograph Daytona yang baru ini dipasangkan dengan tali jam Oyster kaitan padat dari emas Everose 18 karat dengan sisipan keramik, dan pengait pengaman Oysterlock demi mencegah pelepasan yang tidak disengaja. Tali jam ini menggunakan sistem perpanjangan cepat Easylink, yang dipatenkan Rolex pada tahun 1996, yang memungkinkan si pengguna dengan mudah menambah panjang tali jam hingga kira-kira 5 mm supaya lebih nyaman.

Jam tangan Rolex Cosmograph Daytona baru - Baselworld 2018
Specifications
Referensi
116595RBOW
Cangkang model
Cangkang model
Oyster, 40 mm, emas Everose dan berlian
Arsitektur Oyster
Cangkang tengah monoblok, punggung cangkang dan kenop pemutar disekrup
Diameter
40 mm
Bahan
Emas Everose 18 karat dengan lug yang dilengkapi dengan berlian
Bingkai cincin
Tampilan dengan 36 safir potongan-baguette dalam gradasi warna pelangi
Kenop pemutar
Sekrupkan, sistem kedap air tiga kali Triplock
Kristal
Safir tahan-gores
Ketahanan terhadap air
Kedap air hingga 100 meter / 330 kaki
Mesin jam
Mesin jam
Perpetual, kronograf mekanis, pemuntir otomatis
Kaliber
4130, Buatan Rolex
Presisi
Fungsi
Jarum jam, menit dan detik di tengah, jarum detik kecil di pukul 6 tepat. Kronograf (jarum tengah) akurat hingga 1/8 detik, penghitung 30-menit di pukul 3 tepat dan penghitung 12-jam di pukul 9 tepat. Detik-henti untuk pengaturan waktu yang presisi
Osilator
Per rambut Parachrom biru paramagnetik
Pemuntir
Pemuntir otomatis dua arah melalui rotor Perpetual
Cadangan daya
Kira-kira 72 jam
Tali Jam
Tali Jam
Oyster, tiga-keping kaitan pipih
Bahan tali jam
Emas Everose 18 karat
Pengait
Pengait pengaman Oysterlock lipat dengan perpanjangan kepingan Easylink 5 mm yang nyaman
Pelat
Pelat
Tampilan hitam dan Gold Crystals dengan safir
Penempatan permata
11 safir potongan-baguette, berwarna pelangi
Sertifikasi
Kronometer Superlatif (COSC + sertifikasi Rolex setelah ditutup cangkang)
Rolex Cosmograph Daytona baru 2018

Model yang dibagikan kepada Anda bukan bagian pilihan online wilayah Anda.

Peritel Rolex Resmi dapat memberikan bantuan terkait jam tangan dalam koleksi Rolex.